Sabtu, 12 November 2011

Liburan Yang Membosankan

rasanya sangat menyenangkan setiap menyambut hari libur, apalagi kalau libur panjang. pasti senengnya gak kebayang. itulah yang dirasakan saya pada saat itu. hari-hari yang sangat sibuk dan melelahkan waktu di sekolah akan segera "dibayar lunas" selama libur satu minggu. memang, rasanya sangat jenuh waktu di asrama yang makin hari makin jorok. sangat lelah menjadi "manusia superaktif" di sekolah yang kerjanya melayani teman-teman yang makin hari makin manja saja dengan saya (hahahaha !!! itu bahasa halusnya, padahal nyatanya seratus delapan puluh derajat !). tentunya saya sebagai orang yang futuritis, (future = masa depan, jadi futuritis = orang yang memikirkan masa depan) akan memikirkan rencana atau bahasa daerah saya planning yang berkaitan dengan masa depan saya. tentunya masa depan berkaitan masa kuliah, cita-cita, kreasi, prestasi, profesi, etc. pokoknya saya menyambut hari libur dengan perasaan yang riang gembira.


akhirnya hari liburpun tiba. di rumah, sehari-hari saya menghabiskan waktu di depan komputer dan di depan TV. di depan komputer bermain pes 6 dan GTA San Andreas game kesukaan saya. di depan TV tentunya menonton berita. kadang-kadang ada hari aku pergi ke warnet browsing cari info terkini tentunya. tapi, ternyata bermain game sangat mengasyikkan. sampai saya lupa terhadap planning yang sudah dibuat sejak pertama mau liburan. walhasil, liburan kali ini terasa monoton, membosankan, dan tidak berarti. O Em Ji !!! apa yang telah aku perbuat ? rasanya sangat menyesal dan ini adalah rasa sesal saya yang kesekian kali. rasanya sangat sulit membunuh rasa malas ini. stupid! mengapa dengan mudahnya bisa terlena dengan kesenangan sesaat ? banyak buku-buku bagus yang sudah dibeli tapi hanya dibiarkan menganggur. mengapa tidak dibaca ? sekali lagi stupid!


itulah yang saya lakukan ketika liburan. cukup singkat karena tidak melakukan banyak hal. dan saya juga menyesalinya. tapi, seseorang terlihat sangat bodoh jika terlalu sering menyesal. hal itu dapat menjatuhkan harga diri. dan saya tidak mau terlalu larut dalam rasa ini. saya berharap semoga tidak terlalu banyak liburan sehingga bisa terus menjaga konsistensi berusaha mewujudkan cita-cita dan selalu belajar dari kesalahan agar tidak terulang lagi. yang penting adalah teruslah berusaha dan jangan takut gagal. kalau memang gagal, jangan pernah menyerah. tanamkanlah pikiran positif bahwa suatu saat pasti berhasil. sebuah nasihat mengatakan bahwa seseorang hebat bukanlah dia yang selalu mendapatkan keberhasilan tapi adalah dia yang selalu bangkit dari kegagalan.


loh, kok sampai nasihat-nasihat segala sih, pokoknya liburan kali ini terasa sangat membosankan dan saya akan berusaha untuk menemukan hal-hal baru dalam hidup ini agar tidak terasa membosankan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jelajah Lereng Merapi: Aktivitas Penambang Pasir di Aliran Kali Putih

  Plang larangan menambang pasir di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Selama ini lereng barat Gunung Merapi merupakan kawasan yang sering...